SUMEDANG — Danposramil Tanjungmedar Peltu Abdullah Salim menghadiri Haul Kiai Danu Hakim sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Miftahul Falaah, Desa Kertamukti, Kecamatan Tanjungmedar, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa dan keteladanan almarhum Kiai Danu Hakim sekaligus meningkatkan kecintaan umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW.
Selain memperkuat nilai-nilai keagamaan, kegiatan itu menjadi sarana mempererat silaturahmi antara ulama, TNI, pemerintah, santri, dan masyarakat.
Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Falaah, Kiai Sholihin, mengatakan bahwa kegiatan haul dan peringatan Maulid Nabi menjadi sarana untuk mengenang perjuangan para ulama serta meneladani akhlak Rasulullah SAW.
“Melalui kegiatan haul dan Maulid Nabi ini, kami berharap para santri dan masyarakat dapat mengambil hikmah serta meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Semoga silaturahmi dan kebersamaan yang terjalin terus terjaga, ” ujar Kiai Sholihin.
Peltu Abdullah Salim menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat hubungan antara TNI, tokoh agama, pondok pesantren, dan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan keagamaan seperti ini. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum Kiai Danu Hakim, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta meningkatkan nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan di tengah masyarakat, ” tuturnya.
Danramil 1003/Tanjungkerta Kapten Inf. Wawan Saripudin menegaskan bahwa sinergi dengan pondok pesantren dan tokoh agama sangat penting dalam menjaga kondusivitas wilayah.
“Kami terus mendorong terjalinnya komunikasi dan sinergi yang baik dengan para ulama, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat. Dengan kebersamaan dan kepedulian, kita dapat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, ” ungkapnya.
Dandim 0610/Sumedang Letkol Arh. Kusuma Ardianto, S.I.P., M.Han., menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter masyarakat, terutama generasi muda.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengimplementasikan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun generasi muda yang berakhlak, disiplin, dan peduli terhadap sesama, ” katanya.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Kehadiran aparat kewilayahan diharapkan semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta membangun sinergi bersama tokoh agama dan masyarakat dalam mewujudkan kehidupan sosial yang aman, harmonis, dan religius. (PERS)

Updates.