SUMEDANG — Babinsa Desa Kertaharja Koramil 1003/Tanjungkerta, Sertu Endang Kustian, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga di Desa Kertaharja, Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan yang turut dihadiri Kepala Dusun 2 Desa Kertaharja, Perdi, tersebut menjadi sarana mempererat komunikasi sekaligus menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah.
Dalam kesempatan itu, Sertu Endang Kustian mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan ketika menerima dan menyebarkan informasi, terutama konten yang beredar melalui media sosial.
Warga diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum diketahui sumber dan kebenarannya. Penyebaran informasi yang tidak terverifikasi dinilai dapat menimbulkan keresahan, kesalahpahaman, dan perpecahan di tengah masyarakat.
“Di era media sosial seperti sekarang, kita harus lebih berhati-hati dalam menerima setiap informasi. Jangan mudah percaya dan jangan langsung menyebarkan berita sebelum mengetahui kebenarannya, ” ujar Sertu Endang Kustian.
Ia juga mengajak masyarakat mengedepankan sikap kritis dan melakukan verifikasi sebelum membagikan informasi kepada orang lain.
“Kita harus bijak agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Gunakan media sosial untuk memperkuat komunikasi dan menyebarkan hal-hal yang bermanfaat bagi masyarakat, ” tambahnya.
Kepala Dusun 2 Desa Kertaharja, Perdi, mengapresiasi kegiatan Komsos tersebut. Menurutnya, komunikasi langsung antara aparat kewilayahan dan warga penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menghadapi derasnya arus informasi.
“Kami mengajak masyarakat tidak mudah terpancing oleh berita yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Pemahaman seperti ini penting agar keamanan dan keharmonisan lingkungan tetap terjaga, ” kata Perdi.
Danramil 1003/Tanjungkerta Kapten Inf. Wawan Saripudin menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban wilayah merupakan tanggung jawab bersama. Masyarakat diminta mengedepankan sikap tenang dan melakukan tabayun terhadap setiap informasi yang berpotensi memicu konflik.
“Selalu lakukan pengecekan terhadap informasi yang diterima, terutama informasi yang dapat menimbulkan konflik. Jangan sampai kita menjadi bagian dari penyebaran berita bohong atau provokasi, ” tegasnya.
Dandim 0610/Sumedang Letkol Arh. Kusuma Ardianto, S.I.P., M.Han., mengingatkan agar perkembangan teknologi informasi dimanfaatkan secara positif dan bertanggung jawab.
“Gunakan media sosial untuk hal-hal yang positif dan membangun. Jangan mudah terprovokasi atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Mari bersama-sama menjaga persatuan dan kondusivitas lingkungan, ” ungkapnya.
Melalui Komsos tersebut, masyarakat diharapkan semakin cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial. Komunikasi yang erat antara Babinsa dan warga juga diharapkan mampu mencegah penyebaran hoaks serta menjaga Desa Kertaharja tetap aman dan harmonis. (PERS)

Updates.