SUMEDANG – Babinsa Desa Jingkang Koramil 1003/Tanjungkerta Kodim 0610/Sumedang, Serma Ojang Sumarna, melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) tentang pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kamis (20/8/2026).
Kegiatan berlangsung bersama warga di Dusun Jingkang RT 02/RW 01, Desa Jingkang, Kecamatan Tanjungmedar, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Ketua RT 02 Dusun Jingkang, Didin, turut mengikuti kegiatan tersebut.
Komsos bertujuan meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi karhutla yang rawan terjadi selama musim kemarau. Warga juga diingatkan mengenai dampak kebakaran terhadap lingkungan dan permukiman.
Serma Ojang Sumarna mengajak masyarakat tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar karena api berpotensi sulit dikendalikan dan merambat ke kawasan lain.
“Musim kemarau meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih waspada dan tidak melakukan pembakaran sembarangan, terutama saat membuka lahan, ” ujar Serma Ojang Sumarna.
Ketua RT 02 Dusun Jingkang, Didin, mengapresiasi kepedulian Babinsa dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. “Imbauan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran warga agar lebih berhati-hati dan bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran selama musim kemarau, ” katanya.
Danramil 1003/Tanjungkerta, Kapten Inf Wawan Syaripudin, menegaskan bahwa Babinsa akan terus memberikan pembinaan kepada masyarakat mengenai pencegahan kebakaran.
“Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pembinaan dan mengedukasi warga. Upaya pencegahan merupakan langkah yang paling efektif dalam meminimalkan risiko kebakaran pada musim kemarau, ” ungkap Kapten Inf Wawan Syaripudin.
Dandim 0610/Sumedang, Letkol Arh Kusuma Ardianto, S.I.P., M.Han., menambahkan bahwa pencegahan kebakaran membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.
Melalui kegiatan Komsos tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami bahaya karhutla serta meningkatkan kepedulian dalam menjaga lingkungan agar tetap aman selama musim kemarau. (PERS)

Achmad Sarjono